the aces

the aces
emblems

Rabu, 14 Desember 2011

Skala Waktu Geologi

Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.
Masa Arkeozoikum (4,5 – 2,5 milyar tahun lalu)
Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun
Masa Proterozoikum (2,5 milyar – 290 juta tahun lalu)
Proterozoikum artinya masa kehidupan awal
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.
Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.
===================================
Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)
Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.
Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung.
Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit)
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.
Jaman Ordovisium (500 – 440 juta tahun lalu)
Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.
Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.
Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.
Jaman Silur (440 – 410 juta tahun lalu)
Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara
Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)
Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan.
Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau.
Jaman Karbon (360 – 290 juta tahun lalu)
Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.
Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.
Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)
“Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.
Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.
Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)
Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar.
Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.
Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)
Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.
Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia.
Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)
Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.
Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.
Zaman Tersier (65 – 1,7 juta tahun lalu)
Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.
Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global
Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu – sekarang)
Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya
Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen.
Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang
—————
Sumber : Museum Geologi BandungMasa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.
Masa Arkeozoikum (4,5 – 2,5 milyar tahun lalu)
Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba
Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun
Masa Proterozoikum (2,5 milyar – 290 juta tahun lalu)
Proterozoikum artinya masa kehidupan awal
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.
Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa pra-kambrium.
===================================
Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)
Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.
Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung.
Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit)
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.
Jaman Ordovisium (500 – 440 juta tahun lalu)
Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.
Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.
Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.
Jaman Silur (440 – 410 juta tahun lalu)
Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara
Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)
Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan.
Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau.
Jaman Karbon (360 – 290 juta tahun lalu)
Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.
Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.
Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)
“Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.
Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.
Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)
Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar.
Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.
Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)
Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.
Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia.
Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)
Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.
Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.
Zaman Tersier (65 – 1,7 juta tahun lalu)
Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.
Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global
Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu – sekarang)
Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya
Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen.
Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang


MASA
KURUN
ZAMAN
KALA
Peristiwa utama
Mulai, juta
tahun lalu









F
A
N
E
R
O
Z
O
I
K
U
M





K
E
N
O
Z
O
I
K
U
M

K
U
A
R
T
E
R


N
E
O
G
E
N
Akhir zaman es (glasial) dan kebangkitan peradaban manusia.
0.011430 ± 0.00013
Berkembangnya dan selanjutnya punahnya banyak mamalia besar (mega fauna Pleistosen). Evolusi manusia modern secara anatomis. Awal dari Zaman Es.
1.806 ± 0.005 *
Iklim dingin dan kering di seluruh bumi. Australopitheca; banyak mamalia dan moluska yang saat ini ada mulai muncul. Homo habilis muncul.
5.332 ± 0.005 *
Iklim moderat; Orogeny di belahan utara. Mamalia dan familia burung modern dikenali. Berbagai kuda dan mastodon berkembang. Rumput tumbuh di mana-mana. Kera pertama muncul.
23.03 ± 0.05 *

P
A
L
E
O
G
E
N

Iklim hangat; Evolusi dan keaneka ragaman pada fauna pesat, terutama mamalia. Evolusi dan penyebaran utama berbagai jenis tumbuhan berbunga modern.
33.9±0.1 *
Mamalia purba (seperti: Creodont, Condylarth, Uintatheriidael) berkembang. Munculnya beberapa keluarga mamalia "modern". Paus primitif terdiversifikasi. Rumput pertama. Ice cap berkembang di Antarktika.
55.8±0.2 *
Iklim tropis. Tumbuhan modern muncul; Mamalia terdiversikasi menjadi beberapa garis keturunan primitif menyusul kepunahan dinosaurus. Mamalia besar pertama (sampai seukuran beruang atau kuda nil kecil).
65.5±0.3 *


M
E
S
O
Z
O
I
K
U
M


K
A
P
U
R


Atas
Tumbuhan berbunga berkembang, bersamaan dengan munculnya jenis-jenis baru insekta. Ikan bertulang sejati (Teleostei) modern mulai bermunculan. Ammonita, Belemnoidea, Bivalvia rudist, Echinoidea dan Porifera umum ditemukan. Banyak jenis baru dinosaurus (seperti Tyrannosauridae, Titanosauridae, Hadrosauridae, dan Ceratopsidae) berkembang, juga Buaya (Crocodilia) modern; mosasaurus dan Hiu modern muncul di laut. Burung primitif perlahan menggantikan pterosaurus. Mamalia monotremata, marsupialia dan  eutheria bermunculan. Benua Gondwana terpecah.
99.6±0.9 *
Bawah
145.5 ± 4.0
J
U
R
A

Gymnospermae (terutama tumbuhan runjung, Bennettitales dan sikas) dan tumbuhan paku-pakuan umum ditemukan. Banyak jenis dinosaurus, seperti sauropoda, carnosaurus, dan stegosaurus. Mamalia kecil umum ditemukan. Burung pertama dan hewan melata bersisik (Squamata). Ichthyosaurus dan plesiosaurus berkembang. Bivalvia, ammonita dan Belemnoidea juga banyak dijumpai. Bulu babi sangat umum, juga lili laut, bintang laut, Porifera, Brachiopoda, Terebratulida, dan Rhynchonellida. Terpecahnya Pangaea menjadi Gondwana dan Laurasia.
161.2 ± 4.0
175.6 ± 2.0 *
199.6 ± 0.6
T
R
I
A
S

Atas
Pada zaman Trias, binatang Dinosaurus mendominasi: Archosaurus di daratan, Ichthyosaurus dan Nothosaurus di lautan, dan Pterosaurus di udara. Cynodonta menjadi lebih kecil dan lebih menyerupai mamalia; mamalia dan crocodilia pertama muncul. Dicrodium merupakan flora umum di daratan. Banyak terdapat binatang amfibi Temnospondylus. Ammonites sangat umum. Kerang (coral) modern dan ikan bertulang sejati (Teleostei) muncul, dan juga banyak dijumpai insekta.
228.0 ± 2.0
245.0 ± 1.5
251.0 ± 0.4 *


P
A
L
E
O
Z
O
I
K
U
M



P
E
R
M

Daratan bergabung menjadi superbenua Pangaea, pembentukan pegunungan Appalachia. Akhir glasiasi zaman Permo-Carbon. Populasi Reptilia Synapsida (Pelycosaurus dan Therapsida) melimpah, sementara parareptilia dan binatang amfibi Temnospondylia masih umum ditemukan. Pada zaman Perm pertengahan, flora zaman Karbon mulai digantikan oleh tumbuhan runjung (tumbuhan berbiji sejati pertama) dan tumbuhan lumut sejati pertama. Kumbang dan serangga bersayap dua mengalami evolusi. Keanekaragaman hayati laut berkembang terutama di bagian terumbu dangkal yang hangat; Brachiopoda (Productida dan Spiriferida), Bivalva, Foraminifera, dan amonit Orthocerida melimpah. Kepunahan massal antara zaman Perm dan Trias terjadi 251 juta tahun yang lalu: 95 % dari kehidupan di bumi, termasuk seluruh trilobite, graptolite, dan Blastoidea punah.
260.4 ± 0.7 *
270.6 ± 0.7 *
299.0 ± 0.8 *
C
A
R
B
O
N
Populasi serangga bersayap berkembang baik; beberapa diantaranya seperti Protodonata dan Palaeodictyoptera cukup banyak dijumpai. Binatang amfibi sangat umum dan tersebar. Reptil pertama dan tumbuhan hutan (pohon scale, ferns, club, kuda berkuku raksasa dsb). Meningkatnya oksigen.  Goniatites, brachiopoda, bryozoa, bivalves, and corals plentiful di lautan. Cangkang foraminefera mengalami perkembangannya.
306.5 ± 1.0
311.7 ± 1.1
318.1 ± 1.3 *
C
A
R
B
O
N
Pohon primitif raksasa, munculnya vertebrata daratan, binatang amfibi dan sea-scorpions. Pembentukan batubara di rawa-rawa. Rhizodonts merupakan predator air tawar terbesar. Di lautan, ikan hiu sangat umum dijumpai dengan jenis yang beraneka ragam; echinoderms (khususnya crinoide dan blastoide) berlimpah. Corals, bryozoa, goniatites dan brachiopoda (Productida, Spiriferida, dsb) sangat umum. Tetapi trilobites dan nautiloide menurun populasinya. Terjadi glasiasi di Gondwana bagian timur.
326.4 ± 1.6
345.3 ± 2.1
359.2 ± 2.5 *
D
E
V
O
N

Munculnya pertama kali clubmosses, horsetails and ferns, sebagaimana juga dengan tumbuhan seed-bearing plants (progymnosperms), first trees (the tree-fern Archaeopteris), dan serangga tanpa sayap. Strophomenid dan atrypid brachiopoda, rugose dan tabulate corals, serta crinoide berlimpah di lautan. Goniatite ammonoide berlimpah, sedangkan coleoide yang menyerupai cumi-cumi berkembang baik. Trilobite and armoured agnaths menurun, sedangkan jawed fishes (placoderms, lobe-finned , ray-finned fish) dan awal dari hiu yang menguasasi kehidupan laut. Awal dari  binatang amfibi di lingkungan air. "Old Red Continent" dari Euramerica.
385.3 ± 2.6 *
397.5 ± 2.7 *
416.0 ± 2.8 *
S
I
L
U
R

Permulaan dari tumbuhan vascular, awal dari millipedes dan arthropleurids di daratan. Awal dari munculnya ikan jawed fishes, seperti juga banyak ikan lainnya yang berpopulasi di laut  armoured jawless fish, Sea-scorpions mencapai ukuran yang besar. Tabulate, rugose corals, brachiopoda(Pentamerids, Rhynchonellids), dan crinoide dijumpai melimpah. Trilobites dan moluska mengalami keanekaragaman; graptolites tidak berkembang secara baik.
418.7 ± 2.7 *
Atas (Ludlow)
422.9 ± 2.5 *
428.2 ± 2.3 *
Bawah (Llandovery)
443.7 ± 1.5 *
O
R
D
O
V
I
S
I
U
M
Terjadinya keanekaragaman Invertebrates dalam banyak tipe-tipe baru seperti cephalopoda yang berbentuk panjang dan lurus. Permulaan kehidupan corals, puncak dari brachiopoda (Orthida, Strophomenida, etc.), bivalves, nautiloide, trilobite, ostracoda, bryozoa, berbagai tipe dari  echinoderms (crinoide, cystoide, starfish, dll.), famili graptolites, dan taxon lainnya banyak dijumpai. Conodonts (awal kemunculan planktonic vertebrata). Awal dari tumbuhan hijau (green plants) dan jamur (fungi) di daratan. Akhir periode dari umur es.
460.9 ± 1.6 *
471.8 ± 1.6
488.3 ± 1.7 *
C
A
M
B
R
I
U
M
Atas (Furongian)
Pada zaman Kambrium terjadi keanekaragaman kehidupan dari berbagai jenis organisme yang sangat besar dan dikenal sebagai: Kambrium Explosion. Banyak dijumpai fosil,  munculnya binatang modern Phyla. Chordates pertama muncul, dan diikuti dengan punahnya sejumlah binatang phyla. Terumbu yang terbentuk dari Archaeocyatha berlimpah dan tak lama kemudian punah. Trilobites, priapulid worms, sponges, tidak terartikulasi  brachiopoda, dan banyak binatang lainnya. Anomalocarids merupakan predator raksasa, sedangkan banyak fauna Ediacaran mati. Prokaryotes, protists (contoh: forams), fungi dan  algae berlanjut hingga hari ini. Benua Gondwana muncul.
501.0 ± 2.0 *
513.0 ± 2.0
542.0 ± 0.3 *

P
R
A
K
A
M
B
R
I
U
M

P
R
O
T
E
R
O
Z
O
I
K
U
M
NEO
PROTERO
ZOIKUM

Fosil binatang multi sel. Fauna Ediacaran atau  Vendobionta tersebar di lautan. Jejak fosil yang menyerupai Trichophycus. Awal dari sponges dan trilobitomorphs. Bentuk Enigmatic termasuk oval-shaped Dickinsonia, bentuk depan Charniodiscus, dan banyak soft-jellied creatures.
630
+5/-30 *


Kemungkinan dari periode "snowball Earth". Fosil masih jarang dijumpai. Daratan Rodinia mulai pecah (terbagi bagi).
850
Superbenua Rodinia terbentuk. Jejak fosil multisel sederhana (Trace fossils) eukaryotes. Penyebaran pertama dari  dinoflagellate yang menyerupai acritarchs.
1000
MESO
PROTERO
ZOIKUM

Jalur metamorfosa derajat tinggi yang terjadi akibat orogenesa pembentukan superbenua Rodinia.
1200
Tergenangnya daratan terus berlanjut dan semakin meluas. Koloni ganggang hijau (Green algae) di lautan.
1400
Meluasnya daratan yang tergenang.
1600
PALEO
PROTERO
ZOIKUM

Awal dari kehidupan organisme bersel tunggal: protists dengan nuclei. Columbia sebagai superbenua yang primordial.
1800
Meningkatnya kadar oksigen di atmosfer. Dampak dari Vredefort dan Sudbury Basin asteroid. Banyak terjadi orogenesa.
2050
Terbentuknya Bushveld Formation. Glasiasi Huronian .
2300
Katatrofisme oksigen (Oxygen Catastrophe): menghasilkan pembentukan perlapisan besi (banded iron formations).
2500
A
R
K
E
A
N

Hampir semua kraton modern stabil; Diperkirakan terjadinya perlipatan mantel bumi.
2800

Kemunculan pertama stromatolites (kemungkinan colonial cyanobacteria).  macrofossils tertua.
3200
Petama kali bacteri penghasil oksigen. Kepastian microfossils tertua.
3600
Awal dari munculnya organisme bersel tunggal, kemungkinan bacteria dan kemungkinan juga archaea). Kemungkinan microfossils tertua.
3800
H
A
D
E
A
N
Pembentukan bumi (4570 jtl). Zircon, mineral tertua yang diketahui (4400 jtl).
c.4570


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar